Pembukaan Program Rehabilitasi Sosial Anak dan Remaja 2026, PPRSAR Mulia Satria Bina 114 Anak dan Remaja dari 13 Kabupaten/Kota di Kalsel

Pembukaan Program Rehabilitasi Sosial Anak dan Remaja 2026, PPRSAR Mulia Satria Bina 114 Anak dan Remaja dari 13 Kabupaten/Kota di Kalsel

Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan melalui Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Anak dan Remaja (PPRSAR) Mulia Satria resmi membuka Program Rehabilitasi Sosial Anak dan Remaja Tahun 2026. Program ini menjadi upaya pemerintah dalam membentuk anak dan remaja yang mandiri, berkepribadian, serta memiliki bekal pendidikan dan keterampilan untuk menghadapi masa depan.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, M. Farhanie, mengatakan program rehabilitasi sosial tersebut bertujuan memberikan kesempatan kepada anak dan remaja yang belum memperoleh pendidikan maupun keterampilan agar mampu berkembang secara optimal dan mandiri.

“Program ini diharapkan mampu membentuk anak dan remaja yang mandiri, memiliki kepribadian yang baik, serta dibekali pendidikan dan keterampilan sehingga mampu memenuhi kebutuhan hidupnya, baik sebagai individu maupun sebagai bagian dari masyarakat,” ujar Farhanie, Banjarbaru, Selasa (14/7/2026).

Ia menjelaskan, masih banyak anak dan remaja di Kalimantan Selatan yang belum mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan maupun pelatihan keterampilan. Apabila kondisi tersebut tidak ditangani, dikhawatirkan akan menjadi persoalan sosial yang lebih besar di masa mendatang.

Karena itu, lanjut Farhanie, PPRSAR Mulia Satria sebagai salah satu UPTD Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan terus berperan memberikan pelayanan rehabilitasi sosial melalui pendidikan formal dan berbagai pelatihan keterampilan agar para peserta memiliki bekal untuk bekerja maupun berwirausaha.

Sementara itu, Kepala PPRSAR Mulia Satria, Sacik Kartikowati, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil seleksi yang dilaksanakan pada Mei 2026 di 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, sebanyak 114 peserta dinyatakan lulus, terdiri dari 100 klien remaja dan 14 klien anak.

“Dari seluruh peserta yang dinyatakan lulus, saat ini seluruh klien telah hadir dan mengikuti program di PPRSAR Mulia Satria,” ujar Sacik.

Peserta berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan, yakni Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan, Tabalong, Barito Kuala, Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Kotabaru.

Untuk klien remaja, mereka mengikuti berbagai jurusan keterampilan sesuai minat, di antaranya komputer, menjahit, tata rias, otomotif, bengkel sepeda motor, elektro/servis handphone, meubel aluminium, barbershop, dan barista. Sementara itu, 14 klien anak tetap melanjutkan pendidikan formal mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA.

Sacik menambahkan, sebelum memasuki proses pembelajaran dan pelatihan, seluruh peserta telah mengikuti serangkaian asesmen yang meliputi pemeriksaan kesehatan, asesmen psikologi, serta asesmen psikososial.

Selain itu, mereka juga mengikuti pemeriksaan kebugaran bersama Balai Kesehatan Olahraga Masyarakat (BKOM), kegiatan outbound yang difasilitasi Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial Prov Kalsel, hingga pelatihan militer dasar yang diberikan oleh Tim Rindam Tambun Bungai.

Melalui rangkaian pembinaan tersebut, PPRSAR Mulia Satria berharap seluruh peserta mampu meningkatkan kemampuan, membangun karakter yang positif, serta memiliki motivasi tinggi untuk meraih masa depan yang lebih baik dan mandiri setelah menyelesaikan program rehabilitasi sosial. MC Kalsel/Rns

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id