
Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Kalimantan Selatan mematangkan persiapan Kafilah Kalimantan Selatan menghadapi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional di Semarang, Jawa Tengah, melalui pelaksanaan training center (TC) tahap pertama.
Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kalimantan Selatan, Fahrurazi, usai memimpin rapat LPTQ Provinsi Kalimantan Selatan terkait persiapan TC Kafilah MTQ Kalsel, di Banjarbaru, Selasa (14/7/2026).
Fahrurazi menjelaskan, TC tahap pertama dijadwalkan berlangsung pada 17 hingga 20 Juli 2026 di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Banjarbaru. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal pembinaan intensif bagi para peserta yang akan dipersiapkan tampil pada MTQ Tingkat Nasional.
“Rapat hari ini membahas persiapan training center tahap pertama yang insya Allah dilaksanakan pada 17 sampai 20 Juli di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Banjarbaru,” ujarnya.
Ia mengatakan, selama pelaksanaan TC tahap pertama, seluruh peserta akan dibimbing oleh pelatih lokal yang memiliki pengalaman dan prestasi di bidangnya. Para pelatih tersebut merupakan qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang pernah meraih juara di tingkat nasional, bahkan sebagian di antaranya memiliki pengalaman hingga tingkat internasional.
Menurut Fahrurazi, pemilihan pelatih dilakukan secara selektif agar seluruh peserta memperoleh pembinaan dari sumber daya yang benar-benar kompeten sesuai cabang yang diikuti.
“Pelatih yang kami libatkan adalah pelatih lokal yang sudah berpengalaman dan memiliki prestasi. Ada yang pernah melahirkan juara nasional bahkan internasional, sehingga kami optimistis pembinaan ini berjalan maksimal,” katanya.
Ia menambahkan, peserta yang mengikuti TC merupakan para juara pertama MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang sebelumnya digelar di Kabupaten Barito Kuala. Mereka akan mengikuti pembinaan secara intensif sebagai bagian dari persiapan menghadapi MTQ Nasional.
Sementara itu, untuk cabang beregu seperti Fahmil Quran dan Syarhil Quran, LPTQ Kalsel menerapkan mekanisme seleksi kembali secara perorangan. Langkah tersebut merupakan hasil kesepakatan dalam Rapat Kerja Daerah LPTQ guna memastikan peserta yang terpilih memiliki kemampuan terbaik.
Fahrurazi berharap seluruh rangkaian pembinaan dapat meningkatkan kualitas Kafilah Kalimantan Selatan sehingga mampu memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama daerah pada MTQ Tingkat Nasional di Semarang. MC Kalsel/Fuz
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id










