Pemprov Kalsel Apresiasi Pertikarada XIII 2026, Perkuat Pembinaan Generasi Muda Berkarakter

Pemprov Kalsel Apresiasi Pertikarada XIII 2026, Perkuat Pembinaan Generasi Muda Berkarakter

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Perkemahan Bakti Saka Bhayangkara Daerah (Pertikarada) XIII Tahun 2026 sebagai salah satu upaya pembinaan karakter generasi muda melalui kegiatan kepramukaan.

Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Rusma Khazairin, saat menghadiri Upacara Pembukaan Pertikarada XIII di Halaman Masjid Sabilal Muhtadin, Banjarmasin, Senin (6/7/2026).

Rusma mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan merasa bangga atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu membentuk karakter, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan generasi muda.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, kami merasa bangga atas terselenggaranya kegiatan Pertikarada ini,” ujarnya usai meninjau lokasi perkemahan.

Menurutnya, keterlibatan para peserta dalam Pertikarada diharapkan mampu memberikan pengalaman positif yang dapat membentuk karakter mereka di masa depan.

“Mudah-mudahan generasi muda yang mengikuti kegiatan ini memperoleh nilai-nilai positif sehingga terbentuk karakter yang baik sebagai bekal di kemudian hari,” katanya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemprov Kalimantan Selatan untuk terus mendukung berbagai kegiatan yang berkontribusi terhadap pembinaan generasi muda.

“Kami dari Pemerintah Provinsi sangat mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini sebagai bagian dari pembinaan generasi muda,” tambahnya.

Sementara itu, Wakapolda Kalimantan Selatan, Brigjen Pol. Noviar, mengatakan Pertikarada XIII berlangsung selama lima hari, mulai 5 hingga 10 Juli 2026, dengan diikuti sebanyak 520 anggota Pramuka Saka Bhayangkara dari seluruh kabupaten/kota, Saka Bhayangkara Polres, serta Saka Bhayangkara yang dimiliki unsur Polair di jajaran Polda Kalimantan Selatan.

Menurut Noviar, Gerakan Pramuka, khususnya Saka Bhayangkara, merupakan wadah strategis dalam membentuk generasi muda yang mandiri, disiplin, tangguh, sekaligus memiliki pengetahuan di bidang keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Di dalam tubuh Pramuka, khususnya Saka Bhayangkara, para anggota tidak hanya ditempa menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, dan tangguh, tetapi juga dibekali pengetahuan khusus di bidang kamtibmas,” ujarnya.

Pertikarada XIII Tahun 2026 mengusung tema “Wujudkan Pramuka Kalimantan Selatan yang Berbakti dan Berkarakter Menuju Indonesia Generasi Emas 2045.” Tema tersebut mencerminkan komitmen seluruh peserta untuk mempersiapkan generasi muda yang berkarakter dalam menyongsong 100 tahun kemerdekaan Indonesia pada 2045.

Selain kegiatan pembinaan, Pertikarada juga diisi dengan berbagai aksi sosial. Pada hari pembukaan, peserta menyalurkan bantuan kepada masyarakat serta melaksanakan kegiatan bakti lingkungan berupa pembersihan fasilitas umum dan kawasan sekitar Masjid Sabilal Muhtadin.

“Pada pembukaan tadi kami telah menyerahkan bantuan sosial kepada perwakilan masyarakat. Selanjutnya para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan yang telah diprogramkan, termasuk aksi pembersihan lingkungan umum maupun kawasan di sekitar masjid,” pungkas Noviar. MC Kalsel/Jml

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id