


Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXII/Tambun Bungai (TB), Mayjen TNI Zainul Arifin, menegaskan bahwa pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan (YonTP) merupakan salah satu langkah strategis TNI Angkatan Darat dalam memperkuat struktur satuan di masa mendatang.
Hal tersebut disampaikannya saat Penutupan Pendidikan Pertama Bintara Infantri TNI AD gelombang pertama tahun 2026. Menurutnya, pembentukan satuan baru ini menjadi bagian penting untuk memenuhi kebutuhan organisasi TNI AD yang terus berkembang.
“Ini adalah salah satu langkah strategis TNI AD, khususnya dalam pembentukan satuan-satuan baru. YonTP ini nantinya akan mengisi kebutuhan satuan yang akan dibentuk ke depan,” ujar Mayjen TNI Zainul Ariffin, Banjarbaru, Jumat (24/4/2026).
Ia menjelaskan, proses pembentukan tidak berhenti pada tahap pendidikan dasar saja. Para peserta juga akan mengikuti pendidikan lanjutan berupa kejuruan, guna membekali kemampuan dalam mengoperasikan berbagai alat dan perlengkapan yang akan digunakan di masa depan.
“Setelah pendidikan ini, mereka akan mengikuti pendidikan lanjutan sesuai kejuruan masing-masing sebagai bekal dalam mendukung tugas satuan,” tambahnya.
Adapun peserta pendidikan YonTP gelombang pertama berasal dari sejumlah wilayah di Kalimantan, yakni Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara. Mayoritas peserta dari empat provinsi tersebut dipusatkan untuk menjalani pendidikan di satu lokasi.
Program ini direncanakan berlangsung dalam beberapa gelombang sepanjang tahun 2026, dengan total tiga gelombang pelaksanaan. Peserta yang mengikuti pendidikan terdiri dari berbagai jenjang, baik Bintara maupun Tamtama.
Dengan adanya program ini, diharapkan TNI AD semakin siap dalam menghadapi tantangan tugas ke depan melalui penguatan personel dan satuan yang profesional serta terlatih.
Penutupan tersebut turut dihadiri Gubernur Kalsel H. Muhidin diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Rusma Khazairin serta Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan. MC Kalsel/Rns
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id










