

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menegaskan komitmennya dalam memastikan seluruh anak di Banua memperoleh akses pendidikan yang layak. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan Dana Hibah Bantuan Kependidikan (Bapintar) sebesar Rp500 juta kepada 13 pemerintah kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin yang diwakili Sekretaris Daerah Kalsel, Muhammad Syarifuddin, dalam Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah dan Hari Pendidikan Nasional 2026 di Halaman Kantor Setdaprov Kalsel, Banjarbaru, Senin (4/5/2026).
Kepala Disdikbud Kalsel, Abdul Rahim, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya merealisasikan janji kampanye Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel dalam pemerataan pendidikan, khususnya melalui program Paket A, Paket B, dan Paket C. Penyaluran bantuan keuangan dilakukan melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kalsel.
“Jangan sampai ada anak yang putus sekolah. Sesuai dengan janji kampanye Gubernur dan Wakil Gubernur, kita akan memaksimalkan program Paket A, Paket B, dan Paket C,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota. Mengingat kewenangan pelaksanaan Paket A dan Paket B berada di tingkat kabupaten/kota, koordinasi yang kuat dinilai menjadi kunci keberhasilan program tersebut.
Selain itu, Abdul Rahim memaparkan skema pendistribusian bantuan yang difokuskan pada penyediaan perlengkapan sekolah, dengan rincian alokasi 60 persen untuk kebutuhan utama siswa, 30 persen untuk kebutuhan pendukung, dan 10 persen sebagai cadangan atau kebutuhan tambahan.
“Melalui langkah ini, pemerintah berharap tidak ada lagi anak di Kalimantan Selatan yang terhambat akses pendidikan akibat kendala biaya maupun administratif, sehingga kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut dapat terus meningkat,” pungkasnya. MC Kalsel/Jml
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id










